A2K4 INDONESIA

SAFEPRO UNTUK KONSTRUKSI

By : Zainal Bakti

Satu lagi perusahaan jasa konstruksi BUMN mengikuti program SAFEPRO, program budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja ini, dengan dimotori oleh Asosiasi Ahli K3-Konstruksi Indonesia. PT Waskita Karya Tbk bekerjasama dengan A2K4-Indonesia  memulai dengan beberapa proyek yang berada di Jakarta.

Direktur dan Kepala Divisi Gedung Waskita  sedang menanda-tangani komitmen budaya K3 pada spandukKegiatan ini dimulai dengan observasi ke lapangan, yang dilakukan oleh tim A2K4-Indonesia. Dari hasil observasi ini, dibuat program pelatihan yang akan disampaikan oleh oleh instruktur. Pelatihan ini dimulai dengan materi Perubahan Pola Pikir, dilanjutkan dengan materi Identifikasi Potensi Bahaya, Penilaian Resiko dan Pengendalian Resiko di tempat kerja. Pada  akhir kelas dilakukan komitmen semua peserta untuk melaksanakan K3 secara sadar dan bertanggung-jawab dengan membubuhkan tanda-tangan pada spanduk yang telah disiapkan. Komitmen ini akan dipajang selama  pelaksanaan proyek, dengan tujuan  untuk mengingatkan para tenaga kerja untuk selalu fokus melaksanakan K3 secara konsisten. Menyadarkan kepada tenaga kerja dengan slogan “ K3 adalah tanggung jawab saya, dan saya memilih selamat “.

Pentingnya Peran Pendampingan

 

Untuk memastikan komitmen dilaksanakan secara konsisten, selama  4 bulan tim A2K4-Indonesia akan memberikan pendampingan. Setelah selesai pendampingan, diharapkan sistem manajemen keselamatan kerja berjalan dengan baik. Semua kendali ada di manajemen perusahaan, tugas dari tim A2K4-Indonesia, memberikan saran dan masukan untuk menjaga agar sistim dapat berjalan tanpa halangan yang berarti.

Disadari atau tidak, organisasi sering tidak konsisten dengan komitmen yang telah di-ikrarkan. Kehandalan suatu organisasi adalah tergantung dengan kesetiaannya dan berpegang kepada sistim yang telah ditetapkan organisasi. Kelemahan yang sering terjadi adalah bosan  dan malas  menggunaan sistim. Indikator yang sederhana  dalam pengisian formulir, menunda pengisiannya, kalau sudah diisi, banyak bolong-bolongnya, misalnya tanda-tangan dan tanggal.

Pendamping adalah pihak ketiga/konsultan mendampingi manajemen sebagai mitra dalam mengawasi implementasi sistim, dan melihat celah-celah untuk melakukan perbaikan dan peningkatan.

Peran dari pendamping antara lain :

  1. Melakukan pendampingan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, dengan frekuensi dapat diatur  dengan besar/kecilnya  masalah yang dihadapi
  2. Fungsi pendamping sekaligus nara sumber dalam upaya penerapan sistim, dan upaya perbaikan terus menerus
  3. Membantu manajemen, mensosialisasikan sistim kepada pemakai baru         ( Tenaga kerja, Vendors, dsb )
  4. Keberhasilan pendampingan ini dapat diukur pada akhir proses suatu pekerjaan secara menyeluruh antara lain : minimnya kecelakaan kerja yang terjadi, minimnya penyimpangan aturan yang diterapkan, terjaganya semangat pengguna sistim
  5. Improvement secara berkelanjutan dan pemakai sistim, karena merasa dihargai.

Jadi tidak perlu khawatir bahwa suatu sistim  hanya sekedar “ paper work “, namun dapat juga dituangkan menjadi “ paper less “, tapi hasilya tetap handal, memuaskan, bermanfaat, dengan resiko rendah, tentunya dengan tujuan menjadi perusahaan kelas dunia, dan menjadi pemimpin dunia usaha di masa depan.

 

Para peserta yang mengikuti program Safepro dari Proyek Jakarta Box TowerPara peserta yang mengikuti program Safepro dari Proyek Jakarta Box Tower

 

Peserta pelatihan Safepro dari Proyek Seafront-Ancol

Peserta pelatihan Safepro dari Proyek Seafront-Ancol

 

Peserta pelatihan Safepro Proyek Mahkamah Agung

Peserta pelatihan Safepro Proyek Mahkamah Agung

Share

INFORMASI LAINNYA

sosialisasi-surat-edaran-menteri-pupr-tentang-biaya-penyelenggaraan-sistem-manajemen-k3-konstruksi-bidang-pekerjaan-umum-dirjen-bina-konstruksi-bersama-dpw-papua-a2k4-indonesiaJayapura, 8 April 2016 HALLO GANK…… ………….BINA KONSTRUKSI (Jawab ) BINA KONSTRUKSI………….. …………BERSAMA KITA MENBANGUN ( Jawab ) (Yel-Yel Dirjen Bina Konstruksi Dalam Sosialisai berlangsung)  Kepala Subdirektorat Kontruksi Berkelanjutan Direktorat...
kewenangan-kepada-a2k4-i-tingkat-provinsi-melakukan-veriflkasi-dan-validasi-awal-KEPUTUSAN LEMBAGA PENGEMBANGAN JASA KONSTRUKSI NASIONALNOMOR 04/KPTS/LPJK-N/XI/2014 TENTANGPERUBAHAN KE LlMA LAMPIRAN KEPUTUSAN LEMSAGA PENGEMBANGAN JASA KONSTRUKSI NASIONAL NOMOR 56/KPTS/LPJK-N/IV/2014 TENTANG PENETAPAN KEWENANGAN UNTUK MELAKUKAN...