A2K4 INDONESIA

Renungan Idul Fitri

“ BALASAN KEBAIKAN BAGI ORANG BERBUAT BAIK “

Zainal Bakti: Sekecil apapun kebaikan yang engkau lakukan, pasti kebaikan Itu kembali  untuk  dirimu sendiri

Kisah nyata dibawah ini, diambil dari  kehidupan sehari-hari untuk kita renungkan, betapa dahsyatnya suatu kebaikan bila dilandasi oleh keikhlasan….akhirnya berbuah kebaikan...

 

Kisah tentang kebaikan :

Suatu saat seorang teman saya, sebut saja namanya Ben bercerita, tentang tetangganya yang tinggal beberapa blok dari kediamannya, suatu saat membangunkannya dengan deringan telepon pada  dini hari. Mereka meminta bantuan kepadanya karena puteranya sedang mendapat serangan asma yang luar biasa, sehingga harus dibawa kerumah sakit saat itu juga. Saat itu sang ibu menambahkan, bahwa suaminya tidak ada dirumah, sedang berada bekerja keluar kota, ia seorang penerbang, sehingga dengan berat hati dia meminta bantuan Ben. Ditengah kantuk beratnya Ben, dengan hati berdebar-debar   mengeluarkan mobilnya dan mengantar si anak ke rumah sakit. Segera ditangani dokter jaga, Alhamdulillah, putera tetangganya selamat karena  mendapat pertolongan tepat waktunya, kemudian Ben pamit dan kembali kerumah, pagi ini dia harus bekerja. Setelah mandi dan shalat subuh, dan sarapan pergi berangkat kerja.

Tengah hari dikesibukannya, Ben masih menyempatkan menelepon si tetangga, ternyata perkembangan si anak sudah lebih baik. Beberapa hari kemudian si anak sudah sembuh dan diperbolehkan pulang. Peristiwa itu telah lama dilupakan Ben,  sehingga terjadi  peristiwa dibawah ini :

Ben mendapat musibah bapak mertuanya meninggal dunia di kota kecil pulau Sumatera, dan dia bersama isteri merencanakan segera terbang ke sana untuk menghadiri pemakaman almarhum ayahanda tercinta. Inalillahi wa inailahi rajiun, semua milik Allah akan kembali kepada-Nya

Subhanallah, hari ini adalah hari  Sabtu, memang agak sulit mencari tiket pesawat disetiap akhir pekan, karena saat itu penerbangan masih sangat terbatas. Ben telah menghubungi beberapa travel, anehnya tidak ada satupun tiket tersisa untuk tujuan kota dimaksud. Tapi, dengan tekad bulat sambil membaca asma Allah, Ben berangkat berdua dengan isterinya menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Jam 10.00 WIB mereka telah sampai di Bandara, dan mencoba mencari tiket, namun sampai waktu menunjukkan pukul 12.00 WIB berlalu, belum ada tanda-tanda akan memperoleh tiket. Sang isteri telah mulai gelisah, karena informasi yang diperoleh dari keluarga, pemakaman akan dilaksanakan jam : 17.00 WIB.

Ben minta izin kepada isterinya untuk shalat zuhur, setelah selesai Ben berdo’a dengan khusuk dengan memohon  ” Ya Allah ya Tuhan kami, saat ini kami dalam kebingungan ya Allah, karena kami ingin menghadiri pemakaman orang tua kami, namun nun jauh di sana di kota Padang. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda kami akan berangkat....ya Allah. Karena sampai saat ini, kami belum mendapatkan tiket penerbangan. Pada kesempatan ini kami memohon kepada-Mu ya Allah, izinkanlah kami dan berilah kami pertolongan sehingga kami dapat berangkat ke kota yang dituju ”. Amin.

Beberapa saat kemudian, suatu hal terjadi, pada perjalanan antara musalla dengan tempat pernantian sang isteri, tiba-tiba Ben terlintas dalam benaknya  tetangga yang profesinya sebagai penerbang, tapi..., untuk penerbangan luar negeri. Dengan bergegas dia memutar nomor telepon tetangga yang penerbang. Subahanallah, ternyata sang tetangga, suaminya sedang ” off ” dan sedang berada di rumah. Setelah dijelaskan secara ringkas oleh Ben, sang tetangga meminta waktu sepuluh menit. Sepuluh menit berlalu dalam pernantian yang mendebarkan, tik, tik, tik. Ben  menghubungi kembali tetangganya, dia diminta menghubungi seseorang di kantor penjualan tiket salah satu maskapai. Setelah mengucapkan terima kasih, dia segera bergegas menuju tempat di tunjuk oleh si tetangga. Didalam kantor itu, dia diterima oleh pimpinan kantor penerbangan dengan sikap penuh hormat, dan menanyakan nama-nama yang akan berangkat. Beberapa saat kemudian Ben sudah memegang tiket keberangkatan. Luar biasa, dia  ditempatkan khusus kelas utama ( excecutive class). Maha besar Allah yang penuh rahasia, semua itu diluar jangkauan manusia. Demikianlah orang-orang yang berbuat kebaikan di bumi ini, Tuhan akan membalas kebaikan itu disaat-saat kita tidak pernah menduga. Karena sesungguhnya manusia itu lemah, tapi dia tidak menyadarinya. Kebaikan yang kita lakukan adalah untuk diri kita, demikian juga dengan keburukan. Tidak pernah terbayangkan oleh manusia, bila suatu kebaikan yang pernah dilakukannya,  suatu saat akan ada balasannya pada waktu yang tak terduga, bukan hanya di dunia, Insya Allah juga di akhirat.

Anda pasti ingin tahu, siapa yang membantu Ben mencarikan  tiket untuk keberangkatannya ? dia adalah penerbang yang anaknya pernah dibantu Ben, saat sakit, ditengah malam dan Ben mengantarkannya kerumah sakit....

Hikmah apa terkandung  dalam kisah ini, perhatikan apa yang disampaikan oleh Imam Alghazali dalam berbuat kebaikan sebagai berikut :

” Apabila seseorang itu mulai melakukan kebaikan dengan penuh keikhlasan, kemudian dalam hatinya dihinggapi suatu perasaan yang bersifat ria atau pamer, maka adakalanya timbulnya sifat itu setelah selesai amalan itu dikerjakan dan adakalanya sebelum selesai dikerjakan,  datang kegembiraan yang hanya tampak  dalam hatinya sendiri saja, tetapi tidak diperlihatkan, maka hal semacam ini tidaklah merusakkan amalannya sama sekali, sebab amalannya sudah selesai  dengan mengikuti sifat keikhlasan, bersih dari segala macam ria. Lain halnya jikalau selesainya itu ada keinginan hatinya untuk menunjuk-menunjukkan, kemudian benar-benar ditampak-tampakkannya serta diperlihatkannya, maka keadaan seperti ini sangat menghawatirkan sekali ”

” Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Minal Aidin Walfaizin,

Maaf Lahir Batin, Insya Allah Hari Esok Lebih Baik”

*Penulis : Zainal Bakti, motivator dan pemerhati sosial


 

Share

INFORMASI LAINNYA

pelatihan-auditor-smk3-pp-no-50-tahun-2012Kerjasama antara PT. Alkon dan A2K4-I dan difasilitasi oleh Kemenakertrans berbuahkan hasil berupa : Pelatihan Auditor SMK3 PP No. 50 / 2012 selama 3 hari bertempat  di Pusat K3 Cempaka Putih dihadiri 40 peserta, mulai 9 s.d. 11 September 2013. Kita...
sistim-manajemen-keselamatan-dan-kesehatan-kerja-smk3-sesuai-pp-no-50-tahun-2012Pengantar Sebelum terbitnya Peraturan Pemerintah No.50 tahun 2012, panduan yang digunakan oleh perusahaan  dalam melaksanakan SMK3, Permenaker  N0.5 tahun 1996, dan untuk Kementerian Pekerjaan Umum menggunakan Permen N0.09 tahun 2008, dengan...
gelar-keahlianUntuk memberikan penghargaan yang setara dan meningkatkan kepercayaan diri, serta menumbuhkan kebanggaan di setiap pribadi para Ahli K3 Konstruksi, maka Pengurus A2K4-indonesia mempertimbangkan memberikan gelar yang sesuai kepada para pemegang...