A2K4 INDONESIA

SOSIALISASI SURAT EDARAN MENTERI PUPR TENTANG BIAYA PENYELENGGARAAN SISTEM MANAJEMEN K3 KONSTRUKSI BIDANG PEKERJAAN UMUM DIRJEN BINA KONSTRUKSI BERSAMA DPW PAPUA A2K4-INDONESIA

Jayapura, 8 April 2016

HALLO GANK……

………….BINA KONSTRUKSI (Jawab )

BINA KONSTRUKSI…………..

…………BERSAMA KITA MENBANGUN ( Jawab )

(Yel-Yel Dirjen Bina Konstruksi Dalam Sosialisai berlangsung)

 

Kepala Subdirektorat Kontruksi Berkelanjutan Direktorat Bina Kontruksi Kementerian PUPR, Ibu Ir. Anita Tambing, M.Eng dalam membuka Sosialisasi No. 66/SE/M/2015 , bertempat di balai pelatihan konstruksi wilayah 7 Jayapura - Papua  kerjasama Dirjen Bina konstruksi bersama DPW A2K4-Indonesia Papua , tanggal 8 April 2016 yang di ikuti oleh 200 an peserta yang terdiri dari pengguna jasa dan penyedia jasa. untuk materi Biaya K3 ini di bawah langsung oleh Narasumber SMK3 Nasional  Bpk. Ir. Lazuardi Nurdin, CSP (Ketua Umum A2K4-I)Yang bertujuan  mengingatkan kembali mengenai pentingnya perhatian terhadap Sistem Keamanan dan Keselamatan Kesehatan (SMK3), dan menghitung biaya SMK3 pada Bidang pekerjaan Umum.

Menurut Ibu Ir. Anita Tambing, M.Eng , menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2016, pasar jasa konstruksi semakin terbuka lebar. Investasi konstruksi pun semakin besar, sehingga lingkungan strategis telah berubah secara signifikan sehingga memerlukan harmonisasi antara pemberlakuan aturan dalam pemberlakukan standar internasional terkait usaha jasa konstruksi, dan pemberlakukan undang-undang terkait sektor jasa konstruksi .

 

 

Menurut Ketua Umum DPW A2K4-Indonesia Papua Bpk. Jeffry Yuliyanto W, ST, SH, CST dalam pelaksana kegiatan sosialisasi ini, mengatakan “sangat ingin terus bersama-sama  dengan Kementrian PUPR memberikan informasi tentang SMK3 kepada Masyarakat jasa Konstruksi di tanah papua secara konsisten dan berkelanjutan agar memberikat pemahaman yang tinggi sehingga meminimalkan resiko kecelakaan kerja”.

Dalam Sosialisasi No. 66/SE/M/2015 “BIAYA PENYELENGGARAAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) KONSTRUKSI BIDANG PEKERJAAN UMUM” perwakilan peserta terdiri dari beberapa kontraktor ,Konsultan dan seluruh masyarakat jasa konstruksi yang ingin mendalami tata cara menghitung biaya SMK3 pada Kontrak konstruksi pada bidang pekerjaan umum sesuai No. 66/SE/M/2015 mengacu kepada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2014 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum telah mengatur mengenai SMK3 Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum:

  1. Penyiapan Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kontrak (RK3K)
  2. Sosialisasi dan Promosi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
  3. Alat pelindung kerja
  4. Alat pelindung diri
  5. Asuransi dan perijinan
  6. Personil K3
  7. Fasilitas sarana kesehatan
  8. Rambu- rambu dan
  9. Lain- lain terkait pengendalian risiko K3

Dengan kegiatan ini di harapkan para peserta dapat memiliki kompetensi dan pengetahuan, tentang tata cara menghitung biaya SMK3 pada pekerjaan Konstruksi di Indonesia Khususnya di Papua.

Penulis                                
Jayapura, 8 April 2016

Jeffry Yuliyanto W. ,ST, SH, CST
Ketua DPW Provinsi Papua A2K4-Indonesia


INFORMASI LAINNYA

informasi-layanan-dari-bsaBahwa  BSA A2K4-Indonesia,  telah dapat melayani proses registrasi ulang, perpanjangan masa berlaku dan permohonan baru sertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi, sesuai Peraturan LPJK Nasional Nomor : 04  Tahun 2011 Tentang  Tata Cara registrasi ulang,...
konvensi-seminar-dan-pameran-asia-pasific-accupational-safety-and-health-organization-aposho-ke-28By : Zainal Bakti Perhelatan keselamatan dan kesehatan kerja Asia-Pasific telah berlangsung dari tanggal 9 s.d 12 Oktober 2013 diadakan di Jakarta International Expo-Kemayoran Jakarta-Pusat. A2K4-Indonesia,  berperan aktif,  mengisi acara sebagai nara...
k3-expo-a-seminar-2o12K3 EXPO & SEMINAR 2O12SMESCO Convention CenterJl. Jend. Gatot Subroto Kav. 94 Jakarta Selatan24 s/d 26 April 201208.00 s/d 17.00 WIB.Penyelenggara Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (DK3N) yang didukung penuh oleh Kementerian TenagaKerja...